Profil Kawasan Transmigrasi

KAWASAN TRANSMIGRASI LUNANG SILAUT

Provinsi : SUMATERA BARAT

Kabupaten : KAB. PESISIR SELATAN

Jumlah Kecamatan : 5

Jumlah Desa : 23

Jumlah Penduduk : 38,087

Luas Kawasan : 53,681 Ha

Potensi Daya Tampung: 0 KK

Status Kawasan : Berdaya Saing

Dasar Penetapan : KEPMENDESA PDTT NO. 9 TAHUN 2016

Status Kawasan : Berdaya Saing

Nilai IPKT : 76.53

Tahun IPKT : 2023

PROFIL EKONOMI

Pendapatan Per Kapita : 2,712,000

Mata Pencaharian : Petani

Jumlah Petani : 17,202

Jumlah Nelayan : 0

SARANA DAN PRASARANA EKONOMI

Jumlah Pasar : 6

Jumlah Kios : 0

Jumlah Bengkel : 0

Jumlah Minimarket : 0

Jumlah Toko : 0

Jumlah Bank : 0

Jumlah Penggilingan : 0

Sarana Lain : 2

KELEMBAGAAN EKONOMI

Jumlah Bumdes : 20

Jumlah UMKM : 77

Jumlah Koperasi : 23

Jumlah Poktan : 0

Jumlah Gapoktan : 0

Jumlah Lain : 20

PRODUK UNGGULAN KAWASAN
Jenis Komoditas /Ha /Tahun
Komoditas Pangan Padi 3.00 ton 53,458.10 ton
PROFIL SOSIAL KAWASAN

Usia Produktif ( 15-65 ) : 24,999 Jiwa

Usia < 15 Tahun : 10,344 Jiwa

Usia > 65 Tahun : 2,093 Jiwa

Jumlah SD: 32 Unit

Jumlah SMP/Setara : 13 Unit

Jumlah SMA/Setara : 3 Unit

FASILITAS KESEHATAN

Puskesmas : 2 Unit

Rumah Sakit: 0 Unit

Posyandu : 0 Unit

Klinik : 1 Unit

Pustu : 0 Unit

Apotik : 0 Unit

Posbindu : 0 Unit

Polindes : 0 Unit

FASILITAS KESEHATAN

Optikal : 0 Unit

Poskesdes : 0 Unit

Transfusi Darah : 0 Unit

Fasilitas Lain : 3 Unit

Fasilitas Mandiri : 0 Unit

STATUS DESA KAWASAN
Status Desa Jumlah Desa
Desa Mandiri 7
Desa Maju 15
Berkembang 1
DOKUMEN PERENCANAAN

Dok. RKT :

Dok. RTSP :

Dok. RSKP :

Status Lahan Kawasan : Non HPL

DOKUMEN PERENCANAAN

Konektivitas Digital : Internet

Sertifikat SHM Sudah Terbit : 2,061

Sertifikat SHM Belum Terbit : 189

 

REKOMENDASI KAWASAN TRANSMIGRASI

1. Pengembangan komoditas multi sektor; 2. Pelibatan UMKM dengan pembangunan etalase produk dan pendampingan promosi produk; 3. Pendampingan bumnag untuk keberlanjutan program.

1. Pembangunan jalan antarpusat SKP dan revitalisasi jalan; 2. Revitalisasi pasar kawasan dan rumah bisnis.

1. Memasukkan penampilan kesenian tradisional dalam kalender budaya; 2. Memperbanyak digitalisasi kesenian tradisional; 3. Pembangunan ruang terbuka publik yang inklusif sebagai ruang aktualisasi diri masyarakat.

1. Penambahan RTH kawasan transmigrasi; 2. Penganggaran dana mitigasi bencana; 3. Pembangunan TPS atau fasilitas pengelolaan sampah; 4. Optimalisasi pemanfaatan limbah hasil kegiatan ekonomi.

1. Monitoring mengenai penguasaan lahan di kawasan transmigrasi; 2. Optimalisasi pengembangan klaster berbasis komoditas unggulan; 3. Kebijakan mengenai investasi dan insentif di kawasan transmigrasi.

Loading...
© - Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia